Kamis, 26 Februari 2026
BerandaBeritaEkonom: Emas Jadi Bantalan Utama di Tengah Ketidakpastian Global
Ekonom: Emas Jadi Bantalan Utama di Tengah Ketidakpastian Global
ekonomiinvestasiemaskeuanganglobal

Ekonom: Emas Jadi Bantalan Utama di Tengah Ketidakpastian Global

Para ekonom menilai emas menjadi instrumen investasi terpenting di tengah ketidakpastian ekonomi global. Harga emas terus mencetak rekor baru sepanjang 2026.

17 Februari 20263 menit baca
Share:

Emas di Tengah Badai Ekonomi

Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh perang dagang, konflik geopolitik, dan inflasi yang masih tinggi di beberapa negara, para ekonom sepakat bahwa emas menjadi bantalan utama bagi investor untuk melindungi kekayaan mereka.

Harga emas terus mencetak rekor baru sepanjang 2026, menembus level $2.800 per troy ounce untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Faktor Pendorong Kenaikan Emas

1. Ketidakpastian Geopolitik

Konflik AS-Iran, perang dagang Trump, dan ketegangan di Timur Tengah mendorong investor beralih ke aset safe haven:

  • Konflik AS-Iran meningkatkan risiko geopolitik
  • Perang dagang memicu ketidakpastian pasar
  • Situasi Palestina yang belum stabil

2. Kebijakan Bank Sentral

Bank-bank sentral dunia terus menambah cadangan emas:

Bank SentralPembelian 2025Target 2026
China (PBoC)225 ton300 ton
India (RBI)78 ton100 ton
Turki65 ton80 ton
Indonesia (BI)32 ton45 ton

3. Pelemahan Dolar AS

Dolar AS mengalami tekanan setelah keputusan MA membatalkan tarif Trump, mendorong investor beralih ke emas.

4. Inflasi Persisten

Meskipun bank sentral telah menaikkan suku bunga, inflasi di beberapa negara masih di atas target, membuat emas tetap menarik sebagai lindung nilai.

Prospek Emas 2026

Para analis memberikan proyeksi optimis:

  • Goldman Sachs: $3.000 per ounce akhir 2026
  • JP Morgan: $2.900 per ounce Q3 2026
  • Bank of America: $3.100 per ounce 2027
  • Citigroup: $2.850 per ounce mid-2026

Dampak bagi Investor Indonesia

Pilihan Investasi Emas di Indonesia

Investor Indonesia memiliki beberapa opsi:

  1. Emas Antam — logam mulia dari PT Antam yang bisa dibeli di berbagai outlet
  2. Tabungan emas — tersedia di Pegadaian dan beberapa bank
  3. ETF Emas — instrumen berbasis emas di Bursa Efek Indonesia
  4. Emas digital — melalui platform fintech seperti Tokopedia, Shopee
  5. Perhiasan — meskipun ada biaya pembuatan (making charge)

Tips Investasi Emas

"Investasi emas sebaiknya dilakukan secara bertahap (dollar cost averaging) untuk mengurangi risiko fluktuasi harga. Alokasikan 10-20 persen portofolio untuk emas." — Analis Investasi Senior

BRI Bukukan Laba Rp 57,13 Triliun

Di sisi korporasi, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) berhasil membukukan laba sebesar Rp 57,13 triliun sepanjang 2025, menunjukkan bahwa sektor perbankan Indonesia tetap tangguh di tengah ketidakpastian global.

Pegadaian juga mencatat laba melonjak 42,6 persen menjadi Rp 8,34 triliun, didorong oleh meningkatnya transaksi gadai emas seiring naiknya harga logam mulia.

Perkembangan pasar emas global akan terus menjadi perhatian investor di tahun 2026 ini, mengingat berbagai faktor risiko yang masih membayangi ekonomi dunia.

#ekonomi#investasi#emas#keuangan#global
Share:
Anla Harpanda

Ditulis oleh

Anla Harpanda

Full Stack Web Developer & UI/UX Designer. Berpengalaman dalam Next.js, Express.js, Laravel, dan React.

Berita yang Mungkin Anda Suka